Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2026

Menjemput Ridha yang Pasti, Melepas Lelah yang Sia-Sia

Pernahkah kita merasa lelah karena terus-menerus mencoba menjadi "sempurna" di mata orang lain? Kita menghabiskan energi untuk memastikan semua orang menyukai kita, menghargai kita, dan memberikan stempel "baik" pada diri kita. Namun, kenyataannya, sekeras apa pun kita berusaha, akan selalu ada celah bagi orang lain untuk menilai kita berbeda. Seorang ulama besar asal Suriah, Syekh Ali Tantawi rahimahullah , menuliskan sebuah renungan yang sangat mendalam tentang hakikat penilaian manusia. Nasihat ini seolah menjadi obat bagi jiwa yang lelah mencari validasi dunia. Beliau mengatakan: كُلُّنَا اَشْخَاصٌ عَادِيٌّ فِى نَظْرِ مَنْ لاَ يَعْرِفُنَا Kita semua adalah orang biasa dalam pandangan orang-orang yg tidak mengenal kita. وَكُلُّنَا اَشْخَاصٌ رَائِعُوْنَ فِى نَظْرِ مَنْ يَفْهَمُنَا Kita adalah orang yang menarik di mata orang yang memahami kita. وَكُلُّنَا اَشْخَاصٌ مُمَيِّزُوْنَ فِى نَظْرِ مَنْ يُحِبُّنَا Kita istimewa dalam penglihatan orang - oran...

MENJAGA KONSISTENSI IBADAH SETELAH RAMADAN

Khutbah Pertama   إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى سيدنا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ قَالَ اللهُ تَعَالَى: إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللّٰهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ   Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt. dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Bulan Ramadhan telah mendidik kita menjadi pribadi ya...