MERAWAT ALAM SEBAGAI AMANAH KHALIFAH FIL ARD
Download Versi PDF Teks Khutbah PDF
Khutbah Pertama
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ
نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ
أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ
لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ
وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اَللهُمّ
صَلّ وَسَلّمْ عَلى سيدنا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ
بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن
عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ
وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ قَالَ اللهُ تَعَالَى: يٰٓاَيُّهَا
الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍۚ
وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌ ۢبِمَا تَعْمَلُوْنَ
Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah
Sejak hari Rabu
kemarin, Kota Bontang yang kita cintai ini diselimuti oleh kabut asap yang
cukup tebal. Asap tersebut berasal dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi
di wilayah Kalimantan Timur. Berita di beberapa media minggu ini menyebutkan tiga
perusahaan dibekukan dan 19 Orang telah ditetapkan menjadi tersangka akibat
kasus karhutla tersebut.
Dampak dari
kebakaran hutan dan lahan tersebut langsung kita rasakan: udara menjadi tidak
segar, pernapasan terganggu, mata terasa perih, dan ancaman gangguan kesehatan
mengintai anak-anak, orang tua, serta kita semua yang beraktivitas di luar
rumah. Yang sangat disayangkan, kebakaran yang merugikan banyak orang ini
diduga kuat diakibatkan oleh aksi pembakaran secara ilegal. Saat ini, sembilan
orang telah ditetapkan sebagai tersangka dari 10 perkara yang masuk tahap
penyidikan.
Hadirin yang dirahmati Allah,
Allah SWT
menciptakan bumi ini dalam keadaan seimbang, indah, dan cocok untuk kehidupan.
Manusia ditugaskan sebagai khalifah di muka bumi untuk mengelola,
memakmurkan, serta merawat alam, bukan untuk merusak atau mengeksploitasinya
demi kepentingan pribadi secara serakah. Allah SWT berfirman:
وَإِذْ
قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً
Artinya:
"Ingatlah ketika Rabbmu berfirman kepada para Malaikat: 'Sesungguhnya Aku
hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.'" (QS. Al-Baqarah: 30).
Namun, ketika
manusia mengabaikan amanah sebagai khalifah dan melakukan kelalaian
serta kezaliman dengan membakar hutan demi keuntungan sekejap, akibatnya ditanggung
oleh ribuan bahkan jutaan jiwa. Allah SWT telah menguraikan fenomena ini dalam
Al-Qur'an Surah Ar-Rum ayat 41:
ظَهَرَ
الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ
لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
Artinya:
"Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan
tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (dampak)
perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)."
Ayat ini
memperingatkan kita bahwa bencana polusi asap, kerusakan ekosistem, hingga
ancaman penyakit udara adalah buah dari ulah tangan manusia itu sendiri.
Rasulullah SAW
juga mengajarkan agar kita senantiasa memelihara kasih sayang terhadap seluruh
makhluk dan alam lingkungan:
ارْحَمُوا
مَنْ فِي الأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ
Artinya:
"Sayangilah siapa yang ada di bumi, niscaya yang ada di langit akan
menyayangimu." (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).
Jama'ah yang
dimuliakan Allah,
Menjaga
kelestarian lingkungan adalah amanah agama yang tidak boleh diabaikan. Marilah
kita mengambil peran aktif dalam menjaga bumi ini melalui langkah-langkah
nyata: Menghentikan Praktik Pembakaran Lahan dan Sampah. Jangan sekali-kali
membuka lahan atau membuang serta membakar sampah/puntung rokok secara
sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran hebat. Semoga Allah SWT membimbing
kita agar menjadi hamba-hamba-Nya yang pandai bersyukur, bertakwa, peduli
terhadap sesama, serta senantiasa menjaga kelestarian alam demi keselamatan
generasi sekarang dan masa depan.
بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ
فيِ القُرْآنِ العَظِيْمِ، وَنَفَعَنيِ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآياَتِ
وَالذِّكْرِ الحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنيِّ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ َإِنَّهُ هُوَ
السَّمِيْعُ العَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْليِ هذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ ليِ وَلَكُمْ
وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ
الرَّحِيْمُ
Khutbah Kedua
اَلْحَمْدُ
لِلّٰهِ الَّذِيْ أَمَرَنَا بِالْاِتِّحَادِ وَالْاِعْتِصَامِ بِحَبْلِ اللهِ
الْمَتِيْنِ أَشْهَدُ أَنْ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ،
إِيَّاهُ نَعْبُدُ وَإِيَّاهُ نَسْتَعِيْنُ. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا
عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَلْمَبْعُوْثُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ. اَللّٰهُمَّ
صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. اِتَّقُوا
اللهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَسَارِعُوْا إِلَى مَغْفِرَةِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ
الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدَنَا
وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ اَللّٰهُمَّ
اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ
اَلاَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْاَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ
الدَّعَوَاتِ وَيَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ،
اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ إِيْمَانًا كَامِلًا وَيَقِيْنًا صَادِقًا
وَرِزْقًا وَاسِعًا وَقَلْبًا خَاشِعًا وَلِسَانًا ذَاكِرًا وَحَلَالًا طَيِّبًا
وَتَوْبَةً نَصُوْحًا، اَللّٰهُمَّ طَوِّلْ عُمُورَنَا وَصَحِّحْ أَجْسَادَنَا
وَنَوِّرْ قُلُوْبَنَا وَثَبِّتْ إِيْمَانَنَا وَأَحْسِنْ أَعْمَالَنا
،رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا
عَذَابَ النَّارِ عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ
وَإِيتَآئِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ
وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ
يَذْكُرْكُمْ وَادْعُوْهُ يَسْتَجِبْ لَكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ
0 Response to "MERAWAT ALAM SEBAGAI AMANAH KHALIFAH FIL ARD"
Posting Komentar